Sepatah Kata



Indonesia sedang berupaya memenuhi salah satu target pembangunan millenium (MDGs) di bidang kesehatan. Salah satu target pembangunan millenium (MGDs) di bidang kesehatan adalah menurunkan agka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi.

Angka kematian ibu melahirkan di suatu daerah tidak saja menggambarkan tingkat kelangsungan hidup ibu, bayi dan balita tetapi juga menggambarkan penampilan kualitas keluarga di daerah tersebut. 


Faktor / penyebab kematian ibu melahirkan dapat dikarenakan pendarahan, infeksi, keracunan atau dikarenakan terlambat mendapat pertolongan di fasilitas kesehatan dan terlambat mencapai fasilitas kesehatan dan terlambat mendapatkan pertolongan di fasilitas kesehatan.


Untuk mencapai target tersebut diatas, maka diadakan penyuluhan dengan tujuan :


  1. Meningkatkan kemampuan ibu ( pengetahuan, sikap dan perilaku ) dalam mengatasi kesehatan diri dan keluarga.
  2. Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan bayi, anak balita, ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan ibu menyusui.
  3. Meningkatnya upaya pembinaan kesehatan balita dan anak prasekolah secara mandiri di dalam lingkungan keluarga, dasa wisma, posyandu serta di sekolah tk.
  4. Meningkatnya mutu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, ibu menyusui, bayi dan anak balita.
  5. Meningkatnya kemampuan dan peran serta masyarakat, keluarga dan seluruh anggotanya.
Untuk mencapai semua tujuan tersebut diatas, perlu kerjasama dan peran serta dari semua masyarakat dan stakeholder yang ada melalui kader-kader kesehatan di kelurahan.

Dari penyuluhan ini diharapkan :

  1. Agar semua kader dapat menginformasikan semua pengetahuan, ketrampilan tentang kesehatan ibu dan anak di lingkungan masin-masing, posyandu dan sekolah.
  2. agar peran serta ibu dalam keluarga, dan peran serta seluruh masyarakat untuk sadar akan kesehatan dan merubah perilaku positif terhadap kesehatan ibu dan anak dengan upaya perubahan perilaku sebagai berikut :
  • Upaya untuk menggunakan sumberdaya yang dimiliki oleh masyarakat dalam menolong perempuan saat hamil dan persalinan.
  • Upaya untuk menciptakan perubahan perilaku sehingga persalinan dibantu oleh tenaga kesehatan profesional
  • Upaya mobilisasi sosial untuk menyiagakan masyarakat saat situasi gawat darurat, khususnya untuk membantu ibu hamil saat bersalin
  • Upaya untuk melibatkan semua pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mengatasi masalah kesehatan
  • Upaya melibatkan laki-laki dalam mengatasi masalah mereka sendiri
  • merupakan proses pemberdayaan masyarakat sehingga mereka mampu mengatasi masalah mereka sendiri
Dengan demikian partisipasi dan pemberdayaan masyarakat bidang KIA sangatlah diperlukan karena persalinana adalah urusan semua pihak, tidak hanya urusan perempuan dan masalah kesehatan tidak hanya tanggung jawab pemerintah tetapi merupakan masalah dan tanggung jawab masyarakat.

Surakarta, 20 Oktober 2015
Rustika Atmawati, SP. MM.

-Sambutan Lurah Keprabon Surakarta dalam Penyuluhan Kelangsungan Hidup Ibu, Bayi dan Balita.